Minggu Paskah 7-IV/48/Minggu, 13 Mei 2018

Kisah Para Rasul 1:15-17, 21-26; Mazmur 1; 1 Yohanes 5:9-13; Yohanes 17:6-19

Kudus artinya dipisahkan atau dikhususkan. Dipisahkan dalam rangka diberikan tugas yang baru yaitu tugas dari Tuhan kepada umat-Nya yang telah dikuduskan. Umat Allah dikuduskan dengan menggunakan firman Tuhan, seperti sabda Tuhan  dalam Yohanes 17:17 “Sucikanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.” Dengan demikian Firman Tuhan mempunyai kuasa untuk mengubah orang untuk mnjadi semakin baik dan semakin tidak serupa dengan dunia. Ketika umat-Nya telah dikuduskan bukan berarti umat-Nya menarik diri dari dunia, tetapi justru Tuhan Yesus memberi perintah melalui Yohanes 17:18 “Seperti Engkau telah mengutus Aku ke dalam dunia, demikianlah Aku mengutus mereka ke dalam dunia”.

Jadi murid – murid Tuhan Yesus, bertemu dengan Tuhan Yesus bukan dalam keterasingan dengan dunia, tetapi justru ketika bertemu dengan orang-orang yang tidak memiliki kasih dalam hati mereka. Jadi dunia bukan untuk dihindari tapi untuk disapa dan diberi kasih Tuhan melalui kesaksian hidup kita.

Oleh karena tugas yang harus dijalankan oleh murid-muridNya adalah tugas yang tidak mudah, maka Tuhan Yesus berdoa kepada Bapa dalam Yohanes 17:11 “Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu. Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita.” Melalui permohonan Tuhan Yesus kepada Bapa, maka setiap murid – Murid Tuhan Yesus akan senantiasa dalam lindungan dan penjagaan Bapa.

-NEA-