MINGGU BIASA-V/24/Minggu, 18 November 2018

Daniel 12:1-3; Mazmur 16; Ibrani 10:11-25; Markus 13:1-8

Akhir zaman digambarkan dengan kehancuran  langit dan bumi beserta isinya.  Pada tahun 2012 dunia dihebohkan dengan ramalan bahwa akhir zaman akan terjadi pada tanggal 21 Desember 2012, ramalan ini berdasarkan penanggalan suku inca berakhir pada tanggal tersebut, artinya setelah tanggal 21 desember 2012 tidak ada hari lagi. Bahkan dunia perfilman mencoba mengambil keuntungan dari kehebohan tersebut dengan membuat film dengan judul “2012” yang dibuat mulai tahun 2008. Meskipun ramalan tersebut tidak terjadi, bukan berarti bahwa akhir zaman tidak ada, hanya saja tidak ada seorangpun yang mengetahui kapan waktunya.

Tugas manusia bukan untuk meramalkan kapan datangnya akhir zaman, tetapi tugas manusia adalah untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya dalam menyambut datangnya akhir zaman. Ibrani 10:24 menasehatkan kepada kita “Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik.” Kehidupan orang yang percaya kepada Tuhan akan senantiasa berpikir dan bertindak dengan senantiasa memilih yang baik, sehingga diapun akan bisa mendorong orang lain untuk selalu berpikir dan bertindak yang baik. Sehingga setiap orang tidak akan menjauhkan diri dari pertemuan – pertemuan ibadah dan saling menguatkan didalam Tuhan. Sehingga setiap orang akan bisa memenuhi ajakan Ibrani 10:22 “Karena itu marilah kita menghadap Allah dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh, oleh karena hati kita telah dibersihkan dari hati nurani yang jahat dan tubuh kita telah dibasuh dengan air yang murni.”

-NEA-