MINGGU KRISTUS RAJA-V/24/Minggu, 25 November 2018

Daniel 7:9-10, 13-14; Mazmur 93; Wahyu 1:4-8; Yohanes 18:33-37

Minggu ini, adalah minggu terakhir dalam kalender gerejawi, melalui Minggu Kristus Raja, kita diingatkan bahwa Kristus sebagai Raja berbeda dengan raja–raja di bumi, Kristus menjelaskan didalam Yohanes 18:36 Jawab Yesus: “Kerajaan-Ku bukan dari dunia ini; jika Kerajaan-Ku dari dunia ini, pasti hamba-hamba-Ku telah melawan, supaya Aku jangan diserahkan kepada orang Yahudi, akan tetapi Kerajaan-Ku bukan dari sini.”

KedatanganNya kedalam dunia adalah untuk memperkenalkan KerajaanNya tersebut kepada umat manusia yang berdosa. Supaya umat manusia dapat menikmati kerajaanNya tersebut, oleh karena itu Kristus datang dengan sosok yang paling hina di antara umat manusia, supaya Kristus bisa menjangkau semua umat manusia dan tidak ada yang tersisihkan. Oleh karena Kristus sudah menjangkau umat manusia dan memberi terang dalam hati umat manusia, maka umat manusia akan menemukan kembali jati dirinya yaitu “sebagai gambar dan rupa Allah”, yaitu bagi setiap orang yang mau datang dan percaya kepada Kristus.

Ia memilih dan menempatkan orang-orang di kerajaannya, bukan dari kaum cerdik-pandai, namun dari golongan marginal yang polos dan sederhana. Dan melihat Dia berani mengaku diri sebagai Jalan, Kebenaran dan Hidup, Akulah Alfa dan Omega, maka kita memahami bahwa kerajaan-Nya itu bersifat dahulu, sekarang dan yang akan datang alias tanpa batas dan tanpa akhir alias mengatasi segala ruang dan waktu alam semesta ini.

Sesudah perayaan Kristus Raja, orang Kristen menyongsong Masa Adven untuk menantikan pesta kedatangan Yesus, Raja yang bakal lahir dalam kemanusiaan yang sederhana tapi yang juga mendapat perkenanan Yang Maha Kuasa.

-NEA-