MINGGU ADVEN 3-V/27/Minggu, 16 Desember 2018

Zefanya 3:14-20; Yesaya 12:2-6; Filipi 4:4-7; Lukas 3:7-18

Yohanes pembaptis menawarkan pertobatan untuk menyambut datangnya Kristus. Banyak orang yang datang kepada Yohanes dan mulai menanyakan mengenai syarat – syarat yang harus dijalani. Yohanes pembaptis menjelaskan, bahwa syarat yang harus dijalani adalah kesediaan diri untuk tidak melanjutkan hidup dalam dosa. Artinya harus mau berbalik dari kehidupan dosa yang saat ini dijalani. Oleh karena itu diperlukan pengakuan bahwa dirinya berdosa dan orang yang tidak layak dihadapan Tuhan. Setelah mereka mengaku akan dosa mereka dan menyediakan diri untuk melakukan pertobatan, maka Yohanes membaptis mereka.

Dengan pengakuan dan kesediaan diri untuk melakukan perubahan hidup, maka beban dalam hati akan terangkat dan ketika beban terangkat, maka sukacita akan berkembang di dalam hati. Oleh karena itu Zefanya 3:14 –15 menuliskan:

14 Bersorak-sorailah, hai puteri Sion, bertempik-soraklah,   hai Israel! Bersukacitalah dan beria-rialah dengan segenap hati, hai puteri Yerusalem!

15 TUHAN telah menyingkirkan hukuman yang jatuh atasmu, telah menebas binasa musuhmu. Raja Israel, yakni TUHAN, ada di antaramu; engkau tidak akan takut kepada malapetaka lagi.

Ketika Tuhan telah mengampuni dosa, maka yang ada hanyalah sukacita. Bahkan tidak takut kepada malapetaka karena Tuhan Allah ada bersama – sama dengan mereka.

Dengan pertobatan, maka akan dapat melakukan pekerjaan Tuhan yang diaktualisasikan dalam pelayanan dalam arti yang seluas-luasnya, dengan hati yang penuh sukacita. Tidak ada satu halpun yang membuat hati menjadi gentar dan khawatir. Hal ini terjadi, karena kepercayaan bahwa Tuhan senantiasa akan menyertai dan menolong. Oleh karena itu Rasul Paulus mengingatkan jemaat di Filipi yang ditulisnya dalam Filipi 4:6–7

6 Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.

7 Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.

Selamat memasuki adven ke-3 yang disebut juga Minggu Gaudette atau Minggu Sukacita. Sukacita itu karena kedatangan Tuhan sudah semakin dekat. Tuhan memberkati.

-NEA-