Paska  IV-V/48/Minggu, 12 Mei  2019

Kisah Para Rasul 9:36-43; Mazmur 23; Wahyu 7:9-17; Yohanes 10:22-30

Perayaan–perayaan hari raya gerejawi  dilaksanakan dengan sangat meriah dan konsisten. Sebagai tanda keseriusan dalam membuat rancangan acara selama hari raya gerejawi, maka dibentuklah panitia yang jumlah anggotanya cukup banyak. Tentu saja supaya perayaan hari raya gerejawinya menjadi berjalan dengan baik. Ketika tiba hari untuk mengadakan evaluasi, maka yang muncul adalah data–data kuantitas, jumlah hadir berapa orang, biaya konsumsi berapa. Bukankah tujuan dari sebuah ibadah atau perayaan hari raya gerejawi adalah supaya umat lebih mengenal penciptanya?

Pertanyaan orang-orang Yahudi kepada Tuhan Yesus didalam Yohanes 10:24, membuktikan bahwa mereka belum mengenal Tuhan Yesus. padahal Tuhan Yesus sudah mengajar dan memperkenalkan diri kepada mereka paling tidak selama 3 tahun. Lebih lanjut lagi, Tuhan Yesus menjawab mereka dengan mengatakan “tetapi kamu tidak percaya, karena kamu tidak termasuk domba-domba-Ku”. Pernyataan ini bukan berarti Tuhan Yesus pilih kasih, tetapi hendak menjelaskan karena mereka tidak mau percaya, akhirnya mereka tidak termasuk kedalam domba-domba Kristus.

Salah satu ciri-ciri Domba Kristus adalah “Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku”, jadi domba Kristus pasti akan mengenal suara Gembalanya dan mengikuti setiap perintah yang diberikanNya.

Oleh karena domba-domba Kristus mengenal Gembalanya dan mendengarkan suaraNya, maka domba-domba Kristus dalam setiap kesempatan akan mempergunakannya untuk merayakan kebesaran nama Kristus. Bukan hanya ibadah dalam gereja tetapi didalam seluruh aktifitas kehidupannya. Bahkan melalui seluruh peristiwa dalam kehidupannya akan membawa dia semakin mengenal akan Kristus yang hidup dan memimpin domba-dombaNya.

~NEA~