Minggu Biasa- VI/2/Minggu, 23 Juni 2019

Yesaya 65:1-9; Mazmur 22:20-29; Galatia 3:23-29; Lukas 8:26-39

Kebanyakan orang akan menghindar dari masalah, dan jika sudah ada masalah dalam kehidupannya, akan mencoba menyelesaikannya jika perlu dengan cara yang cepat. Karena masalah membuat sebagian orang menjadi tidak nyaman dan tidak bisa menikmati kehidupan ini. oleh karena itulah kebanyakan orang akan menghindar ketika berhadapan dengan orang-orang yang mempunyai masalah. Baik itu masalah keuangan, masalah hukum, ataupun masalah yang lain, alasannya karena takut terbawa kedalam masalah yang dihadapai orang tersebut. Tetapi disisi lain, secara kemanusiaan apalagi sebagai orang yang percaya kepada Kristus mempunyai beban untuk mencoba menolong orang tersebut untuk bisa keluar dari permasalahannya.

Dalam Lukas 8 : 26 – 39, dikisahkan mengenai orang yang mempunyai masalah yang cukup serius yaitu kerasukan roh jahat, karena begitu membahayakan, maka orang tersebut dirantai dan ditempatkan diluar kota. Sebagian besar orang akan menghindari orang kerasukan tersebut dan tidak mau berjumpa. Pada suatu hari Tuhan Yesus berjumpa dengan orang kerasukan tersebut, Tuhan Yesus tidak menghindar, tetapi justru mendekat dan berdialog dengan orang kerasukan tersebut. akhirnya orang ini sembuh dan tidak mempunyai masalah lagi.

Tuhan Yesus mempunyai kemampuan dan ketrampilan dalam menghadapi orang kerasukan. Sehingga dengan kemampuanNya dan disertai dengan hati yang berbelas kasih, akhirnya orang ini bisa sembuh. Orang yang menghindari orang yang kerasukan tersebut, bukan berarti mereka orang yang tidak peduli, tetapi kemungkinan mereka tidak mempunyai kemampuan untuk menyelesaikan masalah orang yang kerasukan tersebut. sebab jika tanpa kemampuan dan mencoba menghadapi orang kerasukan tersebut, maka sudah bisa dipastikan akan ikut mengalami masalah.

Sebagai orang percaya, maka kita diminta untuk memiliki hati yang peduli, disisi lain harus mau meningkatkan diri untuk bisa memiliki kemampuan untuk menolong orang lain keluar dari permasalahannya. Dengan demikian tidak akan ada orang-orang yang merasa tersisihkan.

~NEA~