Yesaya 42:1-9; Mazmur 29; Kisah Para Rasul 10:34-43; Matius 3:13-17

Karya Tuhan Yesus dimulai dengan baptisan oleh Yohanes Pembaptis. Dengan pembaptisan ini, Tuhan Yesus merendahkan diriNya, meskipun tidak berdosa tetapi Dia mau dibaptis oleh Yohanes pembaptis. Dimana baptisan Yohanes adalah baptisan tanda pertobatan. Setelah Tuhan Yesus dibaptis oleh Yohanes Pembaptis, maka Roh Kudus dan Bapa menyatakan diriNya bersama-sama, Yaitu Bapa, Anak dan Roh Kudus menjadi kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

Dari kisah pembaptisan Tuhan Yesus oleh Yohanes Pembaptis, menjadi penanda bagi setiap orang percaya, bahwa ketika seorang percaya dibaptis maka pada saat itu juga Roh Kudus dicurahkan atas orang percaya tersebut. Sehingga dengan demikian orang tersebut mengalami hidup yang baru, yaitu hidup yang dipulihkan dari dosa. seperti sabda Tuhan dalam Yesaya 42:1 Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku, yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya, supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa.

Dengan kehadiran Roh Kudus dalam kehidupan umat Tuhan, menjadikan kehidupan umat Tuhan menjadi hidup yang baru, yaitu kehidupan yang berkenan kepada Tuhan. Seperti sabda Tuhan dalam Kisah Para Rasul 10:35 Setiap orang dari bangsa manapun yang takut akan Dia dan yang mengamalkan kebenaran berkenan kepada-Nya.

~NEA~