Yesaya 58:1-9; Mazmur 112:1-10; 1 Korintus 2:1-12; Matius 5:13-20

Orang berakal sehat adalah orang yang bisa berpikir dan bertindak sesuai dengan kebenaran yang berlaku secara umum (diakui atau diiyakan oleh banyak orang). Demikian juga sebagai orang yang percaya kepada Kristus, jika dia berakal sehat maka kehidupan yang dijalaninya adalah kehidupan yang diajarkan oleh Kristus kepada anak-anak-Nya. Dengan kata lain, jika mengaku percaya kepada Kristus tetapi tidak melakukan ajaranNya, maka bisa dikatakan bahwa orang itu tidak berakal sehat, karena tidak ada kesesuaian antara kebenaran dan tindakannya.

Salah satu perintah Tuhan Yesus kepada kita adalah menjadi garam dan terang dunia. Artinya menjadi pembawa perubahan yang baik dimanapun kita berada. Tentunya perintah Tuhan Yesus ini bukan hanya untuk diketahui atau dihafalkan. Perintah Tuhan Yesus tersebut harus dilakukan dalam kehidupan sehari-hari

Dengan akal budi, kita akan dapat menimbang mana yang baik dan mana yang tidak baik untuk dilakukan, dalam hal ini maka akal kita akan menimbang bahwa yang terbaik adalah melakukan perintah Tuhan Yesus, yaitu menjadi garam dan terang dunia. Jika akal budi sudah memutuskan dan jika hati tunduk kepada keputusan akal budi, maka kehidupannya akan diwarnai dengan tindakan yang baik dan berkenan kepada Tuhan.

~NEA~