Yohanes 9: 1-41

Kesembuhan yang dialami oleh orang yang buta sejak lahir, menjadi sebuah pengalaman kehidupan yang luar biasa. Tentu saja pengalaman seperti itu akan terus diingat dan diberitakan kepada orang-orang disekitarnya. Sekalipun kesaksiannya menjadikan orang-orang Farisi mejadi marah, tetapi orang ini tidak merasa takut kepada orang Farisi. Bagi orang yang telah disembuhkan, kuasa Tuhan itu melebihi segalanya. Karena dia secara pribadi telah mengalami kuasa Tuhan. Artinya apa yang disaksikannya bukan lagi kata orang, tetapi dia sendiri yang telah mengalaminya.

        Seseorang mau memberitakan tentang karya Tuhan, jika secara pribadi sudah mengalami akan karya Tuhan yang luar biasa dalam kehidupannya. Ukuran “luar biasa” akan berbeda antara satu dengan yang lain. Mungkin bagi orang lain, peristiwa itu biasa-biasa saja, tetapi bagi orang yang mengalami, menjadi sebuah hal yang sangat luar biasa.

        Jadi dorongan untuk memberitakan mengenai karya Tuhan, tidak terletak pada peristiwa luar biasa yang dialaminya, tetapi dari bagaimana cara seseorang memaknai peristiwa tersebut. Sehingga bisa mendorong dirinya untuk bertindak memberitakan karya Allah dalam kehidupannya. Dengan belajar memaknai setiap karya Tuhan, maka setiap orang percaya akan bisa menghargai setiap karya Tuhan. Sekalipun apa yang dialaminya adalah hal yang sangat biasa.

~NEA~