(Mazmur 25)

Sang Pemazmur berseru kepada Tuhan “Ya Allah, bebaskanlah orang Israel dari segala kesesakannya!” sebuah seruan bukan untuk kepentingan pribadi tetapi seruan untuk semua orang. Mungkin bagi Sang Pemazmur, hidup di dalam tekanan adalah hal yang sudah biasa dan dengan iman yang teguh, sang Pemazmur dapat menghadapinya dengan tidak melemahkan imannya. Tetapi bagaimana dengan orang banyak, yang mungkin imannya baru bertumbuh. Akibat imannya sedang bertumbuh dan belum kuat, maka dimungkinkan ketika hidup di dalam tekanan, akan sangat kecil kemungkinan untuk berseru kepada Allah.

Oleh karena Sang Pemazmur mempunyai iman yang kuat, hal ini ditunjukkan dalam ayat 1 – 3, bagaimana Sang Pemazmur percaya dan menantikan pertolongan Tuhan. Berdasarkan imannya yang kokoh, maka Sang Pemazmur berseru kepada Tuhan supaya orang lain yaitu bangsa Israel dibebaskan dari kesesakan.

Demikian pula pada saat ini, setiap orang percaya diharap mempunyai iman yang teguh, supaya di dalam kesesakan yang dialami oleh banyak orang, umat Kristen bisa berseru kepada Allah supaya kesesakan yang dialami segera berakhir dan banyak orang yang terlepas dari kesesakan.

~NEA~