(Matius 22:1-14)

Setiap hari, kita pasti melaksanakan aktivitas mendengar, karena kita mempunyai indra pendengaran. Meskipun begitu setiap orang akan berbeda-beda kemampuan dalam hal mendengar. Ada yang mendengarkan dengan seksama tetapi ada pula yang mendengarkan dengan sambil lalu. Sehingga ada yang benar-benar mengerti dan paham dan yang lain bisa tidak mengerti dan menjadi salah paham.

Dalam bacaan kita pada saat ini, para tamu undangan mendengar undangan dari Sang Raja dengan sambil lalu, sehingga mereka cenderung tidak menghargai undangan tersebut. Oleh karena itu tidak mengherankan jika mereka akhirnya mendapat kesusahan, yaitu mendapat hukuman dari Sang Raja.

Bukankah dalam aktivitas mendengarkan, bukan hanya menggunakan telingga saja, tetapi juga aktivitas mata dan hati. Sehingga tidak akan mengerti akan setiap isi pembicaraan dan menghargai orang yang sedang berbicara. Supaya melalui percakapan itu kitapun akan mendapat berkat.

~NEA~