(Markus 1:1-8)

Ketika Tuhan Yesus datang ke dalam dunia dalam rupa manusia, tidak banyak orang yang tahu. Diawali dengan Maria yang mengetahui akan rencana kedatangan Tuhan Yesus, selanjutnya Yusuf, Para gembala dan Orang Majus. Meskipun tidak banyak yang mengetahuinya, tetapi Yohanes berjuang dan meminta orang–orang pada saat itu untuk menyambut kedatangan Tuhan Yesus dengan cara bertobat dan memberi diri dibaptis.

Untuk membawa kabar ini kepada orang banyak, Yohanes mempersiapkan diri dengan sebaik–baiknya. Keseriusan Yohanes di dalam menyambut kedatangan Tuhan Yesus ditunjukkan dengan sikap hidupnya.  Yohanes hanya memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit, dan makanannya belalang dan madu hutan. Sebuah sikap untuk belajar merendahkan diri supaya terhindar dari sikap sombong.

Sekalipun secara manusia, usia Yohanes terpaut sedikit dengan usia Tuhan Yesus, tetapi dengan sikap rendah hatinya, Yohanes mau mengakui akan keberadaan Tuhan Yesus sebagai yang layak dihormati. Bahkan menurut Yohanes membuka tali kasutNya pun dia merasa tidak layak.

Sikap seperti Yohanes inilah yang seharusnya kita kembangkan supaya umatNya dapat memuliakan namaNya dengan kesungguhan hati.

NEA