Terus Menerus Dibarui

 (Markus 1:4-11)

Yohanes pembaptis menyerukan kepada umat Israel, jika dosa-dosanya ingin diampuni, maka harus mau bertobat dan memberi diri untuk dibaptis. Orang-orang menyambut undangan Yohanes dan mereka datang sambil mengaku dosa dan memberi diri untuk dibaptis. Pengakuan dosa adalah bukti bahwa dirinya telah menyesali dosa-dosanya sehingga akan memudahkan untuk menjalani hidup yang baru. Sehingga dapat dikatakan bahwa tanpa pengakuan dosa dan kesediaan untuk bertobat, maka baptisan itu hanya sekedar ritual saja tanpa makna apapun.

Pengakuan dosa adalah bukti dari kerendahan diri di hadapan Allah dan pengakuan bahwa Allah mengetahui seluruh perbuatan manusia yang paling tersembunyi sekalipun. Jadi, pengingkaran terhadap dosa yang telah dilakukan adalah pengingkaran terhadap kemahatahuan Tuhan terhadap manusia.

Oleh karena itu untuk dapat diperbaharui secara terus menerus menuju arah yang semakin baik, maka yang harus dilakukan pertama kali adalah sebuah pengakuan yang sungguh-sungguh di hadapan Tuhan.

NEA ~

Tinggalkan komentar