Transfigurasi: Antara Penderitaan & Kemuliaan

 (Markus 9:2-9)

      Penderitaan adalah sebuah konsekuensi dari manusia sebagai mahluk berperasaan. Semakin berkembangnya perasaan dan kesadaran dalam makhluk-makhluk hidup itu, semakin besar pula kemampuannya menderita. Oleh karena itu, manusia tidak bisa tidak menerima penderitaan, artinya manusia mau tidak mau pasti mendapat penderitaan.

    Jika manusia lari dari penderitaan, bukannya terlepas dari penderitaan, tetapi justru sebaliknya, manusia akan semakin menderita, bahkan lebih menderita dari penderitaan yang terdahulu.

Ketika Tuhan Yesus mengalami penderitaan, yaitu dengan dituduh dengan tuduhan yang tidak pernah dilakukanNya, akan menjalani pengadilan yang tanpa keadilan bahkan hukuman sampai mengalami kematian. Sebagai bentuk ketaatan, Tuhan Yesus bersedia menjalani penderitaan itu dan didalam ketaatan itulah terletak kemuliaan.

    Jika kita mempunyai kesadaran akan keberadaan kita sebagai mahluk berperasaan, maka kita akan menyadari juga bahwa penderitaan adalah bagian yang tidak bisa dihindarkan. Oleh karena itu terimalah penderitaan sebagai bagian hidup kita. Supaya kita dapat tetap berada dalam kemuliaan.

~NEA~

Tinggalkan komentar