Berani Percaya

 (Markus 8:31-38)

Tuhan Yesus menyadari bahwa harinya semakin dekat kepada penangkapan, penyiksaan dan berakhir dalam penyaliban. Sebab hal-hal itulah yang telah direncanakan oleh ahli Taurat dan orang Farisi yang sangat membenci Tuhan Yesus. Meskipun Tuhan Yesus sudah tahu akan rencana tersebut, tetapi Tuhan Yesus harus tetap menjalankan kewajiban sebagai bangsa Yahudi yang pada waktu Paskah harus datang ke Bait Allah.

Tetapi di sisi lain, para muridnya yang diwakili oleh Petrus menegor Tuhan Yesus, yang isi tegoran Petrus menurut Injil Matius adalah “Tuhan, kiranya Allah menjauhkan hal itu! Hal itu sekali-kali takkan menimpa Engkau” dan tegoran Petrus dijawab oleh Tuhan Yesus: “Enyahlah Iblis, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia.”

Memang Petrus dan kawan-kawannya masih memikirkan bahwa Tuhan Yesus akan menjadi mesias yang menyelamatkan bangsa Yahudi dari penjajahan Romawi. Sedangkan pikiran Allah adalah menyelamatkan seluruh umat manusia dari cengkeraman dosa.

Hal yang dilakukan Tuhan Yesus adalah sikap percaya bahwa BapaNya yang mengutusNya senantiasa memberi kekuatan.

~NEA~

Tinggalkan komentar