Penerima Damai Sejahtera

 (Yohanes 20:19-31)

Dalam kehidupan sehari – hari kita mengenal kata terang dan gelap. Tetapi dalam ilmu pengetahuan, kegelapan tidak bisa diukur karena kegelapan tidak diakui keberadaannya. Sedangkan terang diakui keberadaannya dan dapat diukur. Oleh karena itu yang disebut gelap adalah tidak adanya sinar dalam ruangan tersebut.

Demikian pula dalam kehidupan iman. Pada dasarnya Tuhan menciptakan manusia dengan tujuan untuk hidup dalam damai sejahtera tetapi karena manusia telah jatuh dalam dosa, maka manusia kehilangan damai sejahtera. Dan kehilangan damai sejahtera inilah yang disebut dengan kesengsaraan.

Oleh karena itu, ketika Tuhan Yesus bangkit dari kematian, Tuhan Yesus memberikan yang paling dibutuhkan oleh para murid yaitu damai sejahtera. Sebab dengan damai sejahtera, manusia dapat mengenal Tuhan sang sumber kebahagiaan sejati.

~NEA~

Tinggalkan komentar