” Kemuliaan Allah Pada Wajah Kristus “

2 Raja-raja 2:1-12; Mazmur 50:1-6; 2 Korintus 4:3-6; Markus 9:2-9

Bagi orang Yahudi, kehadiran Allah selalu dikaitkan dengan awan. Awanlah yang memenuhi Bait Allah ketika Bait Allah ditahbiskan oleh Salomo. Merupakan impian orang Yahudi bahwa apabila Mesias datang, awan kehadiran Allah akan kembali ke dalam Bait Allah. Turunnya awan itu adalah cara untuk mengatakan bahwa Mesias telah datang, dan setiap orang Yahudi akan memahami demikian. Murid–murid yang diwakili oleh Petrus, Yakobus dan Yohanes, menyaksikan Tuhan Yesus dinaungi awan, maka mengertilah mereka siapa Yesus sebenarnya. Dengan menyaksikan Tuhan Yesus dimuliakan, sekarang para murid mempunyai tugas untuk menyaksikan kepada dunia dan memberitakan kepada dunia mengenai Tuhan Yesus.

Rasul Paulus menyadari akan tugas panggilannya untuk memperkenalkan Tuhan Yesus kepada dunia, supaya dunia mengenal Kristus sehingga dunia akan mengalami kedamaian. Rasul Paulus tidak pernah tawar hati karena:

  1. Rasul Paulus menyadari akan suatu tugas agung. Seorang manusia yang menyadari akan tugas agung dapat melakukan hal-hal yang mengagumkan.
  2. Ada ingatan tentang anugerah yang telah diterima. Yang dikehendaki Rasul Paulus ialah menggunakan seluruh hidupnya untuk melakukan sesuatu bagi Kristus yang telah menyelamatkan dirinya.

Para murid dan Rasul Paulus menjadi saksi bagi Kristus dan melakukan tugas pelayanannya dengan segenap hati karena mereka telah melihat kemuliaan Tuhan terjadi didalam kehidupan mereka. Bagaimana dengan kehidupan saudara? Sudahkah melihat kemuliaan Tuhan didalam kehidupan dan menyadari bahwa Tuhanlah yang layak dimuliakan?

NEA

Tinggalkan komentar