Amsal 25:6-7 (Bahasa Ambon); Mazmur 112 (TB2); Ibrani 13:1-8, 15-16 (TB2); Lukas 14:1, 7-14 (TB2)
Dalam perikop Lukas 14:1,7-14 ini, Yesus mengajarkan pentingnya memiliki hikmat (yang membuahkan kerendahan hati) untuk bertindak dan memutuskan sesuatu, khususnya untuk memilih tempat kehormatan yang lebih rendah saat diundang ke pesta. Ia tidak ingin seseorang yang datang kemudian dipermalukan dengan diminta pindah ke tempat yang lebih rendah karena ia menempati tempat teratas. (minimal tahu diri lah). Kalau masalah memilih tempat duduk, barangkali contoh yang sering terjadi adalah ketika umat memilih tempat duduk di gereja saat mau beribadah.. tak sedikit yang memilih untuk duduk di belakang atau tengah dan jarang yang mau langsung duduk di depan atau paling depan, kecuali terpaksa, benarkah? apakah itu namanya rendah hati?
Kerendahan hati di sini adalah tindakan memilih posisi yang lebih rendah agar tidak terjerumus dalam kesombongan dan kemudian dipermalukan, menunjukkan bahwa kehormatan atau keunggulan sejati adalah yang datang dari kerendahan hati.
Jadi syarat untuk menghormati adalah memiliki kerendahan hati. Kerendahan hati membuat seseorang mau menundukkan dirinya di hadapan Tuhan, mau memberi diri untuk berkorban pada Tuhan melalui sikap menghormati orang lain.
Secara keseluruhan, ayat-ayat ini mengajarkan bahwa kerendahan hati bukanlah kelemahan, melainkan sebuah kebajikan, keunggulan, kualitas yang mulia atau terhormat dari karakter seseorang yang mendatangkan kemuliaan, kebahagiaan, dan perkenanan Tuhan, serta menjauhkan kita dari kesombongan.
Filipi 2:29 mengingatkan kita: menghormati orang lain adalah bagian dari iman yang hidup. Kita menghormati bukan karena orang itu sempurna, tetapi karena kita melihat Kristus yang bekerja melalui dirinya. Jadi menghormati itu adalah salah satu wujud dari pekerjaan Tuhan melalui umatNya
Orang yang rendah hati pasti mau menghormati orang lain bukan supaya dia dihormati melainkan karena firman Tuhan dalam Yesaya 43 (Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau, maka Aku memberikan manusia sebagai gantimu, dan bangsa-bangsa sebagai ganti nyawamu"). Manusia begitu berharga dan mulia, dikasihi Tuhan, ini menunjukkan betapa Allah sangat menghargai manusia, mulia. Maka kita diajak untuk melakukan firman itu dengan syarat rendah hati sebagai tanda kita mengasihi dan mengormati Allah.
Firman ini mengingatkan kita: menghormati orang lain adalah bagian dari iman yang hidup. Kita menghormati bukan karena orang itu sempurna, tetapi karena kita melihat Kristus yang bekerja melalui dirinya.
Jangan menunggu dihormati dulu baru menghormati. (Pdt.Em.J.S)
- Ia Datang Karena Cinta
- Memurnikan Hati Menyambut Pengharapan
- Menanti dalam Ketaatan
- Tuhan Sang Terang Pemandu Kehidupan
- Baptisan Tuhan Tanda Pengharapan
- Hidupku Bukan Milikku Lagi
- Menangkap Momentum Hidup
- SPIRITUALITAS POLITIK
- SENTUHAN KASIH ALLAH
- KEMULIAAN DALAM SOLIDARITAS TANPA BATAS
- MENGHIDUPI KARYA ALLAH YANG INDAH DALAM KRISTUS
- HIDUP BERDASAR IMAN
- YESUS: BAIT ALLAH YANG SEJATI
- PENDOSA MENJADI PENDOA
- MENATA HIDUP SEBAGAI IMAM-IMAM KECIL
- BERIMAN DENGAN SEDERHANA
- BANGKIT UNTUK MENATA KEHIDUPAN
- MEMBAGIKAN DAMAI SEJAHTERA KRISTUS
- BERITA PERTOBATAN DAN PENGAMPUNAN DOSA
- GERAK SANG GEMBALA MENATA KEHIDUPAN
- MENYATU BUKAN BENALU, BUKAN PARASIT
- SAHABAT MELAMPAUI SEKAT
- MEMILIH UNTUK HIDUP BENAR
- Roh Kudus Memperlengkapi dan Menuntun dalam Kebenaran
- HIDUP DALAM PIMPINAN ALLAH TRINITAS
- Sa (Ha) Bat yang Sejati
- DOSA YANG TIDAK DAPAT DI AMPUNI
- KESETIAAN BERTUMBUH SETIAP HARI
- IMAN DAN KETAKUTAN
- PENYERAHAN DIRI SEPENUHNYA
- KETEGUHAN SEORANG PEMBAWA PESAN
- PIL PAHIT KEBENARAN
- BELA RASA SANG GEMBALA
- SOLIDARITAS YANG MENULAR
- ARAHKANLAH HATIMU KEPADA ALLAH
- PERCAYALAH KEPADA ALLAH
- MENIKMATI ROTI DARI SURGA
- GEREJA YANG MENGHIDUPI DUNIA
- BERSELANCAR DENGAN CARA PANDANG YANG TERBUKA
- BERSELANCAR DENGAN KEPEKAAN HATI PADA SESAMA
- MENJADI PRIBADI PEMBELAJAR DALAM MEMIMPIN
- BERSELANCAR DENGAN MAWAS DIRI BUKAN PUAS DIRI
- KARYA YANG TAK TERBATAS
- KELUARGA DI PANGGIL IKU SERTA MENYATAKAN PEKERJAAN ALLAH
- BERJUANG DI TENGAH RASA TERTEKAN DAN GELISAH
- MARI DATANG SEMUA ORANG
- PANGGILLAH NAMA-NAMA KAMI
- KASIHILAH TUHAN ALLAHMU
- MENGENAL HASRAT YANG TERSEMBUNYI
- SEGALA KEMEGAHAN AKAN RUNTUH
- MENJADIKAN KRISTUS SEBAGAI RAJA
- JAGALAH HATIMU SUPAYA KUAT
- TUHAN SUDAH DEKAT
- SUKACITA DALAM PERTOBATAN
- SIAPKAH UNTUK TERKEJUT
- MAKIN DI SUKAI ALLAH DAN SESAMA
- KARYA KASIH ALLAH
- BAPTISAN YESUS SEBAGAI SOLIDARITAS ALLAH
- TUHAN TIDAK PERNAH TINGGAL DIAM
- MENJADI KOMUNITAS AKAR (Adaptif, Kolaboratif, Antargenerasi, Relevan)
- BERANI MENJAWAB PANGGILANNYA
- DICINTAI DAN DIPANGGIL-NYA
- BERBAHAGIA SEKARANG DAN MENDATANG
- LEBIH DARI YANG BIASA
- DENGARKANLAH DIA YANG DI MULIAKAN
- MENGHADAPI ANEKA COBAAN
- Merengkuh Salib Sang Kristus
- MENGALAMI ANUGERAH ALLAH DALAM PERTOBATAN
- MENERIMA SEBAGAI KAWAN
- MENYADARI DAN MERESPONS KASIH TAK TERHITUNG
- MENYAMBUT HADIR-NYA DI SINI
- Mengikuti Jejak Tomas: Sangsi Menjadi Saksi
- MENGALAMI PEMULIHAN DALAM PERJUMPAAN
- MENJADI GEMBALA YANG SIAP MENDAMPINGI
- MENJADI SAKSI KEMULIAAN-NYA
- BERAWAL DARI MENDENGARKAN
- KITA ADALAH SATU
- ROH KUDUS SELALU MENYATUKAN
- ALLAH TRITUNGGAL SUMBER KEBENARAN
- SIAPA YANG LEBIH BERHARGA
- TOTALITAS SEORANG PENGIKUT KRISTUS
- DITUNJUK, DIUTUS, DAN DIPERLENGKAPI
- MENJADI SESAMA MANUSIA
- KERAMAHAN BUKAN KEMARAHAN
- DIA HANYA SEJAUH DOA
- MENJAGA INVESTASI HIDUP KEKAL
- MELAMPAUI APA YANG KELIHATAN
- KEHADIRAN KRISTEN DI INDONESIA
- GEREJA YANG MEMANUSIAKAN MANUSIA
- MAKNA HIDUP YANG BERINTERGRITAS
- BERKOLABORASI DALAM SPIRITUALISME CONVIVIAL
- BERBAHAGIA YANG BENAR
- BUKAN YANG TAMPAK, MELAINKAN DAMPAK
- DITEGUHKAN OLEH CAHAYA KEMULIAANNYA
- KESAHAJAAN BUKAN KESERAKAHAN
- BERJALAN BERSAMA TUHAN DENGAN PASTI
- AIR HIDUP YANG MEMULIHKAN CIPTAAN
- DARI BUTA MENJADI MELIHAT
- DARI KEMATIAN MENUJU KEHIDUPAN
- ALAM PUN BERDUKA
- MENGIKUT KRISTUS YANG BANGKIT, IKUT DALAM KARYA PEMULIHAN ALLAH
- DIUBAHKAN OLEH KASIH KARUNIA
- PERJALANAN KESELAMATAN ADALAH RUMAH
- IMAN YANG LENTUR TAK AKAN GUGUR
- IBADAH KENAIKAN TUHAN YESUS
- DISATUKAN DALAM DOA, DIGERAKKAN OLEH KUASA
- TRINITAS TAK TERBATAS
- Tak ditinggalkan dalam Sengsara
- Ketundukan yang Rasional
- Kesetiaan Segenap Hidup
- Doa, Harapan, dan Realitas
- Penyertaan Tuhan di Tengah Pergumulan
- Tegar di Tengah Ujian Hidup
- Dalam Pergumulan Ada Keteguhan
- Berkat Di Tengah Pergumulan
- Dari Keterlukaan Berujung Pelukan
- Gereja yang Terus Membarui Diri
- Memikul Salib Kebangsaan
- Dipanggil Untuk Hidup Bersama
- Pemimpin yang Memanusiakan
- Bersama Menjadi Berkat di Tengah Dunia
- Menolak Berhala, Memilih Setia