Blog

BERKOLABORASI DALAM SPIRITUALISME CONVIVIAL

Sabtu, 24 Januari 2026 | Kategori : Kebaktian Minggu

Dibaca : 105

image blog

Apakah pilihan saudara: seragam atau beragam? Dalam banyak kenyataan; pilihan seragam sangat ditentukan oleh kepentingan, sedangkan beragam adalah sebuah kenyataan. Dalam realitas alam semesta, Tuhan menciptakan segala sesuatu dengan sangat beragam. Tuhan menciptakan planet-planet dengan berbagai bentuk dan keunikan masing-masing. Tuhan menghadirkan musimmusim yang berganti di berbagai belahan dunia. Alam raya menyuguhkan pesona yang tiada tara berkaitan ciptaan Tuhan yang multi ragam dengan keindahannya yang khas. Demikian juga dengan manusia; Tuhan menciptakan beragam etnis, bahasa, talenta, dan selera yang khusus. Keragaman dalam banyak perbedaan merupakan keindahan dan sumber kekuatan, sayangnya bisa juga menjadi titik kerumitan serta perpecahan. Jemaat Korintus merupakan jemaat yang kaya dengan keragaman. Rasul Paulus menyatakan bahwa mereka di dalam Kristus, telah menjadi kaya dalam segala hal: Dalam segala macam perkataan dan segala macam pengetahuan. (lih. ay. 5). Paulus menegaskan, mereka tidak kekurangan dalam karunia apa pun (lih. ay. 7). Tetapi di tengah potensi dan keunggulan yang beragam, sangat disayangkan bahwa mereka malah terlibat dalam konflik serta perpecahan. Dalam situasi genting tersebut, Paulus memberikan nasihatnya agar mereka seia sekata dan jangan ada perpecahan. Mereka dimotivasi untuk erat bersatu dan sehati sepikir. Paulus menekankan supaya mereka tidak terpecah-pecah dalam golongan-golongan tertentu, seperti: golongan Paulus, Apolos, Kefas, dan Kristus. Mereka sudah disatukan dalam karya keselamatan Yesus Kristus di Kalvari, supaya salib Kristus jangan menjadi sia-sia. Realitas jemaat Tuhan hari ini juga tidak imun terhadap perselisihan, Convivial atau hidup bersama sebagai keluarga Kristus seringkali tidak mudah diwujudkan.Adakah kunci atau resep agar convivial umat Tuhan masa kini bisa diwujudkan? Kunci “Berkolaborasi dalam spiritualitas convivial” adalah: SeHaT. Apa itu SeHaT?

Se : Selesai dengan Diri Sendiri. Setiap pribadi dalam komunitas memastikan dirinya bukan “toxic” atau “troublemaker”, melainkan hadir       sebagai “peacemaker”.

Ha : Hati Hamba. Setiap pribadi dalam jemaat Tuhan dipanggil untuk memiliki hati hamba, sebagai aktualisasi nyata mengalami perjumpaan pribadi dengan Kristus.

T : Terus Bersatu. Setiap pribadi dalam convivial membangun spiritualitasnya; yaitu bersedia berkolaborasi, tidak mudah pecah tetapi solid bersatu.

Resep “SeHaT” merupakan panduan dan cerminan diri bagi jemaat Tuhan untuk menghadirkan convivial yang berdaya guna di tengah tantangan jaman. Jemaat Tuhan yang mampu berkolaborasi dalam spiritualitas convivial, sangat menyenangkan hati Tuhan.

“Spiritualitas Convivial: Berkolaborasi dengan SeHaT"


Blog Terkait