Blog

BERBAHAGIA YANG BENAR

Sabtu, 31 Januari 2026 | Kategori : Kebaktian Minggu

Dibaca : 110

image blog

Dalam Bahasa Yunani ada dua kata untuk miskin yaitu πενης - PENÊS dan πτωχος - PTÔKHOS. Kata PENES bebarti kemiskinan karena orang tidak kecukupan harta, sehingga dia harus bekerja, agar memperoleh nafkah untuk bertahan hidup. Sedangkan kata PTOKHOS berarti kemiskinan karena orang sama sekali tidak memiliki apapun. Dalam Injil Matius yang dipakai adalah kata PTOKHOS yang mengacu kepada bahasa Ibrani EBION yang artinya tidak punya harta kekayaan, sehingga membuat orang tidak punya kuasa. Karena tidak punya kuasa maka tidak bisa mempengaruhi orang lain dan akhirnya dirinya merasa tidak berdaya dan tak mengharapan apapun dari orang lain. Sehingga ia hanya berharap kepada Allah, mengandalkan Allah. Ia mengosongkan diri dan dengan rendah hati memohon agar Allah memenuhinya. Sikap rendah hati dan percaya penuh kepada Allah itulah yang diistilahkan dengan miskin dihadapan Allah atau miskin dalam roh. Jadi dapat dikatakan bahwa miskin di hadapan Allah adalah kemiskinan karena orang tidak memiliki jaminan hidup dan sumber pertolongan kecuali Allah sendiri.

Dengan pemahaman bahwa dirinya tidak mampu hidup tanpa anugerah Tuhan maka dia akan

 

  1. Bekerja dengan sangat rajin dan tanggung jawab, karena pekerjaan yang dilakukannya adalah anuugerah Tuhan.
  2. Rendah hati karena menyadari bahwa dirinya adalah orang yang sebenarnya tidak mempunyai apa- apa
  3. Rajin merenungkan Firman Tuhan dan melakukannya, karena percaya bahwa Firman Tuhan akan menuntunnya ke jalan yang penuh kebahagiaan
  4. Selalu memuliakan nama TUhan melalui tingkah lakunya.

Bahagia dalan bahasa Yunaninya adalah MAKARIOS yang artinya bahagia, diberkati. Lebih luas lagi dapat juga diartikan terberkati, beruntung, kerena kebaikan Surgawi. Orang yang terberkati pasti berbahagia sekalipun mengalami banyak masalah, bahkan menanggung penderitaan. hal itu terjadi karena dirinya percaya bahwa penderitaan yang dialami pada saat ini ada pertolongan Tuhan dimasa yang akan datang dan pasti itu akan diterimanya. Sehingga meskipun mengalami hal yang tidak menyenangkan, dirinya tetap berbahagia.

 

NEA


Blog Terkait