Blog

KESAHAJAAN BUKAN KESERAKAHAN

Sabtu, 21 Februari 2026 | Kategori : Kebaktian Minggu

Dibaca : 2

image blog

Bersahaja adalah sikap hidup yang sederhana dan tidak berlebihan. Dimana sikap hidup bersahaja adalah titik tengah antara hidup serakah atau boros dengan sikap kikir atau pelit. Hidup bersahaja berarti merasa cukup dengan apa yang dimiliki dan mampu mengendalikan keinginan sehingga tidak diperbudak oleh keinginan. Karena keinginan yang tidak bisa dikendalikan akan membawa kepada sikap tidak bisa mengucap syukur, selalu merasa kekurangan dan tidak ada kebahagiaan.

Iblis mempunyai pemahaman bahwa setelah Tuhan Yesus berpuasa selama 40 hari, pasti mengalami kelaparan dan ingin segera memuaskan keinginanNya dengan menyantap makanan secepat mungkin. Sehingga Iblis mengingatkan akan kuasa Tuhan Yesus untuk mengubah batu menjadi roti. Tetapi Tuhan Yesus juga mengingatkan bahwa manusia bukan hanya hidup dari roti saja, tetapi juga dari firman Tuhan. Demikian juga Iblis mempunyai pemahaman bahwa Tuhan Yesus di dalam segala kesederhanaan, pasti menginginkan harta benda dunia yang begitu melimpah dan Iblis akan memberikan harta melimpah itu asal Tuhan Yesus bersedia menyembah Iblis. Tetapi Tuhan Yesus mengusir Iblis supaya pergi.

Di dalam kisah ini kita melihat Tuhan Yesus dapat mengendalikan keinginanNya dan tidak dikuasai oleh keinginan – keinginan yang akan membawa kepada penderitaan. Tuhan Yesus tetap memilih hidup bersahaja, hidup dengan mengambil rupa seorang hamba dan telah mengosongkan diriNya. Dengan sikap bersahaja, akhirnya Tuhan Yesus dapat memenangkan cobaan yang dihadirkan oleh Iblis dan dapat meyelesesaikan misiNya di dalam dunia.


Blog Terkait