Buta adalah sebutan bagi mereka yang tidak dapat melihat. Tentu saja sebutan buta bukan hanya untuk mata sebagai panca indra. Tetapi sebutan buta juga dapat diterapkan bagi mereka yang hatinya buta sehingga hatinya tidak dapat melihat kebaikan yang dialami dalam kehidupannya, bahkan pada saat orang berbuat baik kepada dirinya akan dinilai dengan nilai yang negatif.
Hal inilah yang dialami oleh orang-orang Farisi. Pada saat orang-orang membawa seorang buta yang disembuhkan oleh Tuhan Yesus, bukannya mereka takjub dan bersyukur justru pikiran mereka dipenuhi oleh hal – hal negatif. Bahkan mereka berani menuduh Tuhan Yesus yang telah menyembuhkan dengan berkata "Orang ini tidak datang dari Allah, sebab Ia tidak memelihara hari Sabat." Orang Farisi sesungguhnya sedang menunjukkan pangkat kedudukannya, sehingga tidak bisa terima jika ada orang menyanjung-nyanjung Tuhan Yesus. Sebenarnya mereka menginginkan hanya diri mereka yang dihormati dan disanjung. Tetapi mereka menggunakan alasan agama sebagai pelindung diri mereka. Mereka mengatas namakan hari Sabat. Mengapa saya katakana mereka mengatas namakan hari Sabat? sebab pada jika pada hari Sabat ada ternak yang jatuh ke dalam sumur maka harus diambil pada saat itu juga. Bukankah mengambil ternak dari dalam sumur adalah pekerjaan yang berat? tetapi mereka sekarang mempermasalahkan karya Tuhan Yesus yang hanya mengolesi mata orang buta dengan lumpur dan akhirnya sembuh.
Marilah kita memohon kesembuhan mata hati kita kepada Tuhan, supaya kita dapat melihat kebaikan yang diberikan Tuhan kepada kita dan melihat kebaikan orang yang diberikan kepada kita. Sehingga kita akan selalu bersyukur atas kehidupan ini.
Ia Datang Karena CInta | Yesaya 40:1-11; Mazmur 85:2-3,9-14; 2 Petrus 3:8-15; Markus 1:1-8
10 Desember 2023
Memurnikan Hati Menyambut Pengharapan | Yesaya 61:1-4, 8-11; Mazmur 126; 1 Tesalonika 5:16-24; Yohanes 1:6-8, 19-28
17 Desember 2023
Menanti dalam Ketaatan | 2 Samuel 7:1-11, 16; Lukas 1:46-55; Roma 16:25-27; Lukas 1:26-38
24 Desember 2023
LIHAT DAN TINGGALAH DI DALAM DIA | Yesaya 49:1-7; Mazmur 40:1-11; 1 Korintus 1:9; Yohanes 1:29-42
18 Januari 2026