Blog

MENGIKUT KRISTUS YANG BANGKIT, IKUT DALAM KARYA PEMULIHAN ALLAH

Sabtu, 11 April 2026 | Kategori : Kebaktian Minggu

Dibaca : 57

image blog

Dalam perjalanan kehidupan, kita sering berada diantara dua momen: “duh” dan “aha”. Ada saat-saat ketika hidup terasa berat, sampai kita membatin “duh…”: bingung, kecewa, khawatir, bahkan kehilangan arah. Hati terasa sesak, pikiran kusut, dan kita tidak tahu harus melangkah kemana. Namun ada juga momen ketika semuanya terasa terang, ada jalan keluar, dan hati dipenuhi sukacita—itulah momen “aha”. Menariknya, iman Kristen tidak meniadakan momen “duh”, tetapi justru mengajarkan bahwa ditengah pergumulan itu pun Tuhan tetap hadir. Kebangkitan Kristus memberi kita harapan bahwa “duh” bukan akhir cerita.

 

Jika berfokus pada bacaan Injil, para murid berada dalam momen “duh”. Mereka takut, bersembunyi, dan mengunci pintu. Namun Yesus yang bangkit datang dan berdiri di tengah mereka, berkata, “Damai sejahtera bagi kamu.” Kehadiran-Nya perlahan mengubah ketakutan menjadi keberanian. Momen “aha” itu menjadi semakin nyata ketika para murid benar-benar menyadari bahwa Yesus hidup, Ia sungguh bangkit! Hal yang sama terjadi pada Tomas. Dari sikap ragu dan kecewa, ia akhirnya sampai pada pengakuan iman yang penuh: “Ya Tuhanku dan Allahku!” Di titik itulah, “aha” bukan sekadar perasaan lega, tetapi keyakinan bahwa Kristus benar-benar hidup dan memulihkan Tomas.

 

Karena itu, dalam setiap momen “duh” dan “aha” hidup kita, percayalah bahwa Kristus menyertai. Kristus yang bangkit telah memulihkan dan meneguhkan iman kita. Dari sanalah kita dipanggil untuk ikut ambil bagian dalam karya pemulihan-Nya dengan menjadi pembawa damai, pengharapan, dan kasih bagi sesama. Teruslah ikut Dia dan menyatakan karya-Nya di segala musim kehidupan kita.


Blog Terkait