Orang Yahudi tidak bergaul dengan orang Samaria, oleh karena itu orang Yahudi akan menghindari daerah Samaria. Lebih baik mengambil jalan memutar meskipun lebih jauh, daripada harus lewat wilayah Samaria. Tetapi dalam bacaan kita pada saat ini, Tuhan Yesus justru sengaja masuk ke wilayah Samaria dan langsung menuju ke sumur, karena disanalah tempat orang-orang Samaria berkumpul untuk mengambil air.
Yesus sengaja melewati Samaria, menunjukkan misi-Nya yang universal, bukan hanya untuk orang Yahudi. Permintaan air dari perempuan Samaria meruntuhkan tembok rasisme dan hukum taurat yang kaku antara Yahudi dan Samaria.
Dalam percakapan antara Tuhan Yesus dengan perempuan Samaria, Tuhan Yesus menawarkan "air hidup", yang merujuk pada pengenalan akan Allah, anugerah keselamatan, dan kehadiran Roh Kudus yang memberi kepuasan rohani kekal, berbeda dengan air fisik yang membuat haus kembali. Dengan pengenalan Allah yang benar, maka ibadah yang dilakukan bukan sekadar ritual fisik, tetapi sungguh – sungguh menyembah dalam Roh dan kebenaran.
Dan pada akhirnya mempunyai kehidupan yang mudah untuk mengucap syukur atas kehidupan ini dan merasa puas akan apa yang dimilikinya. Seperti sabda Tuhan Yesus kepada para murid di dalam Yohanes 4 : 34 Kata Yesus kepada mereka, "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.
Dengan mudah mengucap syukur dan merasa cukup, maka akan menghentikan explorasi alam secara berlebihan.
Ia Datang Karena CInta | Yesaya 40:1-11; Mazmur 85:2-3,9-14; 2 Petrus 3:8-15; Markus 1:1-8
10 Desember 2023
Memurnikan Hati Menyambut Pengharapan | Yesaya 61:1-4, 8-11; Mazmur 126; 1 Tesalonika 5:16-24; Yohanes 1:6-8, 19-28
17 Desember 2023
Menanti dalam Ketaatan | 2 Samuel 7:1-11, 16; Lukas 1:46-55; Roma 16:25-27; Lukas 1:26-38
24 Desember 2023
LIHAT DAN TINGGALAH DI DALAM DIA | Yesaya 49:1-7; Mazmur 40:1-11; 1 Korintus 1:9; Yohanes 1:29-42
18 Januari 2026