Pada minggu ini, gereja merayakan dua perayaan sekaligus, yaitu Minggu Palma (atau Palmarum) dan Minggu Sengsara. Keduanya dapat dilihat sebagai satu kesatuan yang terhubung satu dengan yang lain. Minggu Palma menggelorakan semangat kegembiraan. Dalam kegembiraan itu, ada bagian dari alam semesta yang dilibatkan. Di antaranya daun-daun ranting (Mat.21:8). Daun-daun itu dipahami sebagai daun palma (atau palem). Dalam budaya Yahudi, palma melambangkan kemenangan, kejayaan, dan kedamaian. Ketika bangsa Israel merayakan kemenangan, mereka sering menggunakan daun palma sebagai simbol sukacita. Dengan melambai-lambaikan daun palma, orang-orang Yerusalem mengakui Yesus sebagai Raja dan Mesias yang dijanjikan.
Selain itu terdapat juga keledai betina dan anaknya. Keledai adalah kendaraan pengangkut beban. Tentara yang berperang akan menaiki kuda, yang cepat dan kuat. Keledai tidak terlalu diperhatikan orang-orang yang menyambut Yesus. Namun, ketika harapan mereka tidak terwujud, sambutan itu berubah menjadi dakwaan. Dari seorang yang dianggap raja menjadi pesakitan yang menerima teriakan “Ia harus disalibkan.”
Derita pun harus dilewati Yesus. Inilah yang dirayakan di Minggu Sengsara. Dalam derita Yesus, semesta dicatat juga turut berduka. Catatan tentang kegelapan dan gempa menunjukkan duka semesta (Mat. 27:45, 51). Dalam Injil Matius, peristiwa-peristiwa yang dilalui Yesus mendapatkan rujukannya dalam Perjanjian Lama. Dengan mengutip Perjanjian Lama, penulis Matius hendak menegaskan bahwa Yesus benarlah Mesias, Sang Penyelamat yang telah lama dijanjikan. Pemberitaan dengan memakai rujukan seperti ini penting bagi orang-orang Yahudi. Injil Matius memang sangat berwarna Yahudi dan ditujukan bagi orang-orang yang berlatar belakang Yahudi. Orang Yahudi membutuhkan bukti, apakah Yesus memang Mesias yang dijanjikan. Bukti itu disampaikan penginjil Matius, sesuai dengan cara berpikir orang Yahudi. Menghayati Minggu Palma dan Minggu Sengsara, umat Tuhan diajak untuk melihat janji-janji tentang kehadiran Mesias tergenapi dalam diri Yesus Kristus.
- Ia Datang Karena Cinta
- Memurnikan Hati Menyambut Pengharapan
- Menanti dalam Ketaatan
- Tuhan Sang Terang Pemandu Kehidupan
- Baptisan Tuhan Tanda Pengharapan
- Hidupku Bukan Milikku Lagi
- Menangkap Momentum Hidup
- SPIRITUALITAS POLITIK
- SENTUHAN KASIH ALLAH
- KEMULIAAN DALAM SOLIDARITAS TANPA BATAS
- MENGHIDUPI KARYA ALLAH YANG INDAH DALAM KRISTUS
- HIDUP BERDASAR IMAN
- YESUS: BAIT ALLAH YANG SEJATI
- PENDOSA MENJADI PENDOA
- MENATA HIDUP SEBAGAI IMAM-IMAM KECIL
- BERIMAN DENGAN SEDERHANA
- BANGKIT UNTUK MENATA KEHIDUPAN
- MEMBAGIKAN DAMAI SEJAHTERA KRISTUS
- BERITA PERTOBATAN DAN PENGAMPUNAN DOSA
- GERAK SANG GEMBALA MENATA KEHIDUPAN
- MENYATU BUKAN BENALU, BUKAN PARASIT
- SAHABAT MELAMPAUI SEKAT
- MEMILIH UNTUK HIDUP BENAR
- Roh Kudus Memperlengkapi dan Menuntun dalam Kebenaran
- HIDUP DALAM PIMPINAN ALLAH TRINITAS
- Sa (Ha) Bat yang Sejati
- DOSA YANG TIDAK DAPAT DI AMPUNI
- KESETIAAN BERTUMBUH SETIAP HARI
- IMAN DAN KETAKUTAN
- PENYERAHAN DIRI SEPENUHNYA
- KETEGUHAN SEORANG PEMBAWA PESAN
- PIL PAHIT KEBENARAN
- BELA RASA SANG GEMBALA
- SOLIDARITAS YANG MENULAR
- ARAHKANLAH HATIMU KEPADA ALLAH
- PERCAYALAH KEPADA ALLAH
- MENIKMATI ROTI DARI SURGA
- GEREJA YANG MENGHIDUPI DUNIA
- BERSELANCAR DENGAN CARA PANDANG YANG TERBUKA
- BERSELANCAR DENGAN KEPEKAAN HATI PADA SESAMA
- MENJADI PRIBADI PEMBELAJAR DALAM MEMIMPIN
- BERSELANCAR DENGAN MAWAS DIRI BUKAN PUAS DIRI
- KARYA YANG TAK TERBATAS
- KELUARGA DI PANGGIL IKU SERTA MENYATAKAN PEKERJAAN ALLAH
- BERJUANG DI TENGAH RASA TERTEKAN DAN GELISAH
- MARI DATANG SEMUA ORANG
- PANGGILLAH NAMA-NAMA KAMI
- KASIHILAH TUHAN ALLAHMU
- MENGENAL HASRAT YANG TERSEMBUNYI
- SEGALA KEMEGAHAN AKAN RUNTUH
- MENJADIKAN KRISTUS SEBAGAI RAJA
- JAGALAH HATIMU SUPAYA KUAT
- TUHAN SUDAH DEKAT
- SUKACITA DALAM PERTOBATAN
- SIAPKAH UNTUK TERKEJUT
- MAKIN DI SUKAI ALLAH DAN SESAMA
- KARYA KASIH ALLAH
- BAPTISAN YESUS SEBAGAI SOLIDARITAS ALLAH
- TUHAN TIDAK PERNAH TINGGAL DIAM
- MENJADI KOMUNITAS AKAR (Adaptif, Kolaboratif, Antargenerasi, Relevan)
- BERANI MENJAWAB PANGGILANNYA
- DICINTAI DAN DIPANGGIL-NYA
- BERBAHAGIA SEKARANG DAN MENDATANG
- LEBIH DARI YANG BIASA
- DENGARKANLAH DIA YANG DI MULIAKAN
- MENGHADAPI ANEKA COBAAN
- Merengkuh Salib Sang Kristus
- MENGALAMI ANUGERAH ALLAH DALAM PERTOBATAN
- MENERIMA SEBAGAI KAWAN
- MENYADARI DAN MERESPONS KASIH TAK TERHITUNG
- MENYAMBUT HADIR-NYA DI SINI
- Mengikuti Jejak Tomas: Sangsi Menjadi Saksi
- MENGALAMI PEMULIHAN DALAM PERJUMPAAN
- MENJADI GEMBALA YANG SIAP MENDAMPINGI
- MENJADI SAKSI KEMULIAAN-NYA
- BERAWAL DARI MENDENGARKAN
- KITA ADALAH SATU
- ROH KUDUS SELALU MENYATUKAN
- ALLAH TRITUNGGAL SUMBER KEBENARAN
- SIAPA YANG LEBIH BERHARGA
- TOTALITAS SEORANG PENGIKUT KRISTUS
- DITUNJUK, DIUTUS, DAN DIPERLENGKAPI
- MENJADI SESAMA MANUSIA
- KERAMAHAN BUKAN KEMARAHAN
- DIA HANYA SEJAUH DOA
- MENJAGA INVESTASI HIDUP KEKAL
- MELAMPAUI APA YANG KELIHATAN
- KEHADIRAN KRISTEN DI INDONESIA
- GEREJA YANG MEMANUSIAKAN MANUSIA
- KEMULIAAN DALAM KERENDAHAN
- MAKNA HIDUP YANG BERINTERGRITAS
- BERKOLABORASI DALAM SPIRITUALISME CONVIVIAL
- BERBAHAGIA YANG BENAR
- BUKAN YANG TAMPAK, MELAINKAN DAMPAK
- DITEGUHKAN OLEH CAHAYA KEMULIAANNYA
- KESAHAJAAN BUKAN KESERAKAHAN
- BERJALAN BERSAMA TUHAN DENGAN PASTI
- AIR HIDUP YANG MEMULIHKAN CIPTAAN
- DARI BUTA MENJADI MELIHAT
- DARI KEMATIAN MENUJU KEHIDUPAN
- MENGIKUT KRISTUS YANG BANGKIT, IKUT DALAM KARYA PEMULIHAN ALLAH
- DIUBAHKAN OLEH KASIH KARUNIA
- PERJALANAN KESELAMATAN ADALAH RUMAH
- IMAN YANG LENTUR TAK AKAN GUGUR
- IBADAH KENAIKAN TUHAN YESUS
- DISATUKAN DALAM DOA, DIGERAKKAN OLEH KUASA
- TRINITAS TAK TERBATAS
- Tak ditinggalkan dalam Sengsara
- Ketundukan yang Rasional
- Kesetiaan Segenap Hidup
- Doa, Harapan, dan Realitas
- Penyertaan Tuhan di Tengah Pergumulan
- Tegar di Tengah Ujian Hidup
- Dalam Pergumulan Ada Keteguhan
- Berkat Di Tengah Pergumulan
- Dari Keterlukaan Berujung Pelukan