Hidup sebagai orang Kristen memiliki standar yang berbeda dari standar yang dimiliki dunia. Bukan semata untuk terlihat berbeda dan demi mendapatkan penghormatan, melainkan sebagai panggilan hidup mengikut Kristus dan menyatakan Injil bagi dunia. Panggilan pertobatan harus mewujud dalam kehidupan keseharian kita, tidak hanya terbatas pada peribadatan yang kita lakukan setiap minggunya. Menyatakan Injil tak terbatas pada sesama manusia saja, melainkan harus menjangkau ciptaan lainnya, sebab mereka pun juga ciptaan Allah sama seperti kita. Semua itu bisa dilakukan bila hidup didasarkan pada kasih karunia.
Dalam Kristus, kasih karunia mengubah segala sesuatu. Dari jemaat yang biasa menjadi komunitas yang saling mengasihi. Dari domba yang tersesat menjadi domba yang dijaga. Dari hidup yang dikuasai dosa dan rasa bersalah menjadi hidup yang dituntun Gembala ke jalan yang benar. Maka, undangan bagi jemaat hari ini adalah: dekatlah pada Gembala yang baik, hiduplah dalam persekutuan yang nyata, dan biarkan kasih karunia mengubah cara berpikir, cara mengasihi, dan cara bersaksi di dunia.
Melalui ibadah Minggu paskah IV, kita diajak untuk mengalami kasih karunia Allah dan diubah oleh kasih karunia Allah. Perubahan itu bukan bagi diri sendiri, melainkan bagi hidup bersama ciptaan Allah yang lain. Bersama kawanan domba milik Allah, kita yang beroleh kasih karunia-Nya siap menggumulkan hidup komunitas dan berbelarasa kepada sesama ciptaan yang lain.
Ia Datang Karena CInta | Yesaya 40:1-11; Mazmur 85:2-3,9-14; 2 Petrus 3:8-15; Markus 1:1-8
10 Desember 2023
Memurnikan Hati Menyambut Pengharapan | Yesaya 61:1-4, 8-11; Mazmur 126; 1 Tesalonika 5:16-24; Yohanes 1:6-8, 19-28
17 Desember 2023
Menanti dalam Ketaatan | 2 Samuel 7:1-11, 16; Lukas 1:46-55; Roma 16:25-27; Lukas 1:26-38
24 Desember 2023
LIHAT DAN TINGGALAH DI DALAM DIA | Yesaya 49:1-7; Mazmur 40:1-11; 1 Korintus 1:9; Yohanes 1:29-42
18 Januari 2026