Abraham meminta hambanya yang bernama Eliezer untuk mencarikan calon istri bagi Ishak. Eliezer disumpah oleh Abraham bahwa Eliezer tidak akan mengambil calon istri dari Kanaan tetapi dari kaum Abraham. Ini sebuah perintah yang tidak mudah, karena Eliezer harus menempuh perjalanan yang jauh serta ditempat itu tidak ada yang dikenalnya. Di sisi lain Eliezer tidak bisa melarikan diri dari tugas ini, karena Eliezer sudah di sumpah oleh Abraham. Di mana sumpah bagi bangsa Yahudi bukan perkara main-main karena sumpah dalam tradisi bangsa Yahudi mempunyai kaitan dengan Tuhan. Karena Tuhan sebagai saksi bagi sumpah yang dilakukan.
Menyadari akan tugasnya yang tidak mudah, maka Eliezer memohon pertolongan kepada Tuhan, dengan meminta tanda : lihatlah aku berdiri di dekat mata air ini, kiranya terjadilah begini: Apabila seorang gadis datang ke luar untuk menimba air dan aku berkata kepadanya: Tolong berikan aku minum air sedikit dari kendimu itu, dan ia menjawab kepadaku: Minumlah, dan untuk unta-untamu pun akan kutimba air, maka dialah istri yang telah TUHAN tentukan bagi anak tuanku itu.
akhirnya Eliezer menemukan gadis yang mengerjakan apa yang dimintanya kepada Tuhan. Gadis ini bersedia memberikan minum buat dirinya bahwa gadis ini bersedia memberi minum onta-ontanya.
Dalam hal ini Eliezer memiliki kesetiaan baik kepada Abraham maupun kepada Tuhan. kesetiaan kepada Abraham dengan bersedia memegang sumpahnya dan kesetiaan kepada Tuhan, Eliezer bersedia menerima gadis yang bersedia memenuhi tanda yang telah diucapkan kepada Tuhan. Pdt NEA
Ia Datang Karena CInta | Yesaya 40:1-11; Mazmur 85:2-3,9-14; 2 Petrus 3:8-15; Markus 1:1-8
10 Desember 2023
Memurnikan Hati Menyambut Pengharapan | Yesaya 61:1-4, 8-11; Mazmur 126; 1 Tesalonika 5:16-24; Yohanes 1:6-8, 19-28
17 Desember 2023
Menanti dalam Ketaatan | 2 Samuel 7:1-11, 16; Lukas 1:46-55; Roma 16:25-27; Lukas 1:26-38
24 Desember 2023
LIHAT DAN TINGGALAH DI DALAM DIA | Yesaya 49:1-7; Mazmur 40:1-11; 1 Korintus 1:9; Yohanes 1:29-42
18 Januari 2026