Blog

Gereja yang Terus Membarui Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | Kategori : Kebaktian Minggu

Dibaca : 2

image blog

Keluaran 1:8 – Keluaran 2:10; Mazmur 124; Roma 12:1-8; Matius 16: 13-20

Di balik setiap kisah perjalanan iman, selalu ada tangan Tuhan yang meneguhkan. Keberanian Sifra dan Pua menjadi gambaran nyata bagaimana iman yang teguh melahirkan keberanian. Mereka memilih taat kepada Allah lebih daripada tunduk pada ketakutan, dan dari kesetiaan itulah lahir kehidupan baru.

Pada akhirnya, langkah kecil yang diambil Sifra dan Pua menjadi jalan keselamatan bagi bangsa Israel. Kisah mereka mengingatkan kita bahwa kesetiaan kepada Allah, meski sederhana, dapat membawa dampak besar. Iman yang teguh selalu menumbuhkan keberanian, dan keberanian yang lahir dari iman akan selalu dipakai Tuhan untuk menghadirkan kehidupan baru.

Pembaruan juga adalah bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan gereja. Namun, perubahan yang tidak berakar pada dasar yang benar justru dapat menjauhkan kita dari-Nya. Karena itu, setiap pembaruan harus berdiri di atas Kristus, Sang Mesias, batu karang tempat gereja berdiri. Fondasi kita bukanlah tradisi yang kaku, melainkan Kristus yang hidup. Dan segala yang hidup pasti tumbuh, bergerak, serta membimbing kita untuk terus diperbarui dalam arah yang Ia kehendaki.

Sebaliknya juga, pembaruan sejati bukanlah sekadar mengikuti arus zaman, melainkan membentuk kita semakin serupa dengan Kristus. Kesadaran ini membawa kita kebenaran firman: “Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaruan budimu” (Rm. 12:2). Pembaruan bukan merusak fondasi iman demi dunia. Ia hadir dalam keseharian yang mengubah hidup: keberanian melunakkan ego, kesediaan untuk mengalah, dan kerelaan menjadikan rutinitas harian sebagai ibadah yang berkenan kepada-Nya (Rm. 12:1). Dengan demikian, gereja tetap berdiri sebagai tubuh  Kristus yang utuh, melangkah dalam kesatuan iman, dan membawa benih perubahan bagi dunia.

Dalam panggilan itu, GKI tidak dipanggil sekadar menjadi gereja tua yang terjebak masa lalu, atau gereja modern yang terombang-ambing oleh tren pengajaran. GKI dipanggil menjadi gereja yang hidup, bertumbuh, dan hadir di tengah perubahan dunia. Bukan untuk menyerupai dunia, melainkan untuk menghadirkan keselamatan Allah bagi dunia yang terus berubah.

Selamat Ulang Tahun GKI. Kristuslah fondasi pembaharuan hidupmu. Pdt RT


Blog Terkait